Membangun Desain Situs Profesional: Langkah dan Pertimbangan

Bayangkan Anda sedang membuka situs perusahaan dan tampilan yang muncul justru berantakan, acak-acakan, dan tidak terorganisir. Apa yang terlintas di benak Anda? Mungkin Anda akan berpikir, “Ah, perusahaan ini hanya sekadar ikut-ikutan hadir di internet tanpa memahami pentingnya desain yang baik.” Nah, bagaimana jika hal ini terjadi pada situs Anda? Tentu Anda tidak ingin memberikan kesan buruk kepada calon pelanggan atau pengunjung situs.

Desain situs yang profesional tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga harus memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa prinsip dasar desain situs yang layak disebut profesional.

Pentingnya Memperhatikan Ruang Kosong

Ruang kosong (whitespace) dalam desain web sering kali diremehkan, padahal ini adalah elemen yang sangat penting. Ruang kosong memberi waktu bagi mata untuk beristirahat dan membantu pengunjung fokus pada informasi yang penting. Desain yang terlalu penuh dengan teks dan gambar akan membuat halaman terlihat berantakan, dan mata pengguna akan kesulitan menangkap informasi yang disajikan.

Sering kali, web desainer pemula mengisi seluruh halaman dengan elemen-elemen besar yang memenuhi layar. Padahal, pendekatan ini justru membuat pengunjung cepat lelah. Situs profesional sebaiknya menyisakan cukup ruang kosong, sehingga elemen-elemen penting dapat “bernapas” dan pesan utama dapat disampaikan dengan jelas. Hindari halaman utama yang terlalu padat dengan tulisan dan gambar yang tidak relevan, karena hal ini bisa mengurangi efektivitas homepage dan membuat pengunjung enggan berlama-lama di situs Anda.

Di sisi lain, jangan juga membuat kesalahan dengan membiarkan terlalu banyak ruang kosong. Halaman yang terlampau minimalis, hanya diisi teks dan gambar dalam skala kecil, bisa memberi kesan situs Anda tidak memiliki cukup konten. Sebagai patokan, gunakan sekitar 75% dari layar untuk konten, sementara sisanya dibiarkan kosong untuk memberikan keseimbangan visual yang nyaman.

Konsistensi adalah Kunci

Konsistensi adalah aspek yang sangat penting dalam menjaga tampilan profesional suatu situs web. Penggunaan font, warna, gambar, navigasi, dan layout harus tetap seragam di seluruh halaman situs. Standarisasi ini menciptakan kesan yang harmonis, memperkuat identitas visual, dan memudahkan pengunjung dalam bernavigasi.

Saat merancang situs, bayangkan Anda sedang mendesain rumah impian Anda. Anda tentu ingin rumah tersebut terlihat serasi, bukan? Cobalah untuk memilih skema warna yang konsisten dan hindari penggunaan terlalu banyak variasi font atau warna. Jika Anda sudah menemukan kombinasi yang tepat, pastikan Anda tidak mengubahnya dalam waktu yang cukup lama, kecuali diperlukan pembaruan besar.

Latar Belakang yang Serasi

Latar belakang (background) situs memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung. Latar belakang yang terlalu mencolok, penuh warna dan corak, hanya akan membuat situs terlihat amatiran dan membuat teks sulit dibaca. Sebaliknya, gunakan warna solid atau gambar dengan corak lembut sebagai latar belakang, sehingga tulisan di atasnya tetap mudah dibaca.

Selain itu, selalu perhatikan ukuran file gambar yang digunakan sebagai latar belakang. Gambar berukuran besar bisa memperlambat proses loading situs, yang akan mengurangi kenyamanan pengunjung. Situs yang lambat cenderung ditinggalkan oleh pengunjung, apalagi di era di mana kecepatan internet sangat mempengaruhi pengalaman pengguna. Gunakan gambar yang sudah dikompres dengan baik untuk mengurangi ukuran file.

Hindari Tulisan yang Terlalu Panjang

Teks yang panjang dan bertele-tele hanya akan membuat pengunjung cepat bosan. Jika Anda memang perlu menampilkan tulisan yang panjang, bagi konten tersebut ke dalam beberapa halaman atau bagian yang lebih kecil. Ini tidak hanya membuat halaman terlihat lebih rapi, tetapi juga memudahkan pengunjung untuk mengikuti informasi yang disajikan tanpa merasa terbebani.

Misalnya, untuk artikel yang panjang, gunakan navigasi halaman seperti “Baca lebih lanjut” atau “Halaman selanjutnya”. Dengan cara ini, pengguna bisa membaca konten secara bertahap dan lebih terstruktur, yang akan membuat mereka tetap tertarik untuk melanjutkan pembacaan.

Batasi Penggunaan Gambar dan Animasi

Penggunaan gambar dan animasi yang berlebihan sering kali merusak tampilan dan kinerja situs. Gambar memang penting untuk memperindah halaman, tetapi jika terlalu banyak gambar atau animasi berat seperti Flash, situs Anda akan menjadi lambat dan sulit diakses oleh pengunjung dengan koneksi internet yang lebih lambat.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengompres gambar yang digunakan di situs Anda. Format JPEG sangat ideal untuk gambar dengan banyak warna atau foto, sementara format GIF lebih cocok untuk grafik dengan warna solid atau gambar dengan sedikit warna. Jangan lupa untuk membagi gambar besar menjadi beberapa bagian jika memungkinkan, sehingga proses loading bisa lebih cepat.

Buat Layout yang Tepat

Salah satu trik sederhana dalam menciptakan layout yang rapi adalah dengan menggunakan tabel untuk mengatur elemen-elemen di halaman web. Bayangkan layout situs seperti layout majalah, di mana ada kolom kecil atau headline yang menonjol untuk menyoroti konten utama. Pendekatan ini bisa membantu Anda menciptakan halaman yang lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Pertimbangkan Resolusi Layar

Banyak desainer web membuat kesalahan dengan hanya mengoptimalkan situs mereka untuk resolusi tertentu, seperti 1024×768 atau resolusi layar yang lebih tinggi. Hal ini bisa membuat pengunjung dengan resolusi layar yang lebih kecil merasa frustrasi. Ingat bahwa tidak semua orang menggunakan monitor dengan resolusi tinggi, dan masih banyak pengguna internet di Indonesia yang menggunakan resolusi 640×480 atau 800×600.

Berdasarkan statistik dari beberapa situs, mayoritas pengguna di Indonesia masih menggunakan resolusi layar yang lebih kecil. Jadi, pastikan situs Anda dapat menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran layar agar semua pengunjung dapat menikmati konten dengan baik.

Kesimpulan

Mendesain situs profesional membutuhkan perhatian pada detail dan prinsip-prinsip dasar desain yang baik. Dengan memperhatikan ruang kosong, menjaga konsistensi, memilih latar belakang yang tepat, menghindari tulisan yang terlalu panjang, membatasi gambar dan animasi, serta mempertimbangkan resolusi layar, Anda bisa menciptakan situs yang tidak hanya enak dilihat tetapi juga nyaman digunakan.

Sebagai saran tambahan, lihat situs lain yang Anda anggap profesional dan perhatikan apa yang membuatnya tampak baik. Bandingkan juga dengan situs yang terlihat berantakan, dan coba analisis di mana letak kesalahan desainnya. Dengan latihan dan pengamatan yang konsisten, Anda akan dapat menciptakan desain situs yang lebih baik dan profesional. Selamat mencoba!

Kamu mungkin juga menyukai

1 Komentar

  1. salam kenal…
    nice tips mas Hardi, thanks banget!… 🙂
    analisa yg tajam ttg webdesign, beberapa faktor bagusnya design sebuah web kadang memang dilewatkan begitu saja, padahal itu penting…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *