Zencafe: Upgrade atau Update, Mana yang Lebih Baik?

Zencafe, sebagai bagian dari keluarga besar Zenwalk, bukan hanya sekadar hasil remastering distro. Ia adalah subproject yang mengikuti milestone besar dari induknya, Zenwalk. Secara prosedural, Zenwalk memiliki kebijakan untuk melakukan upgrade versi secara berkala, dan idealnya, semua subproject—termasuk Zencafe—seharusnya mengikuti langkah tersebut.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: Perlukah Zencafe mengikuti pola upgrade Zenwalk? Apakah Zencafe benar-benar membutuhkan proses upgrade setiap kali Zenwalk merilis versi baru? Atau, cukup melakukan update aplikasi saja, tanpa perlu instalasi ulang secara penuh setiap kali ada rilis baru?

Pola Rilis Zenwalk: 4–6 Bulan Sekali

Zenwalk dikenal sebagai distro Linux yang cukup cepat dalam merilis versi baru. Rata-rata, setiap 4-6 bulan sekali, mereka akan merilis versi terbaru dengan pembaruan kernel, peningkatan aplikasi, serta berbagai fitur tambahan. Dengan siklus rilis yang relatif singkat, Zenwalk tetap dinamis dan selalu selangkah lebih maju dalam hal dukungan perangkat keras dan perangkat lunak terbaru.

Jika Zencafe mengikuti pola yang sama, maka setiap kali Zenwalk merilis versi terbaru, Zencafe juga akan melakukan hal serupa. Ini berarti para pengguna Zencafe, terutama pemilik warnet, harus sering melakukan upgrade, bahkan mungkin setiap 4 bulan sekali. Namun, ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri: Apakah siklus rilis yang cepat ini baik untuk Zencafe dan para penggunanya?

Tantangan untuk Pengguna Zencafe: Frekuensi Upgrade

Salah satu kekhawatiran utama dari pengguna Zencafe, terutama di kalangan pengelola warnet, adalah frekuensi upgrade. Bayangkan jika setiap 4 bulan sekali mereka harus meng-upgrade seluruh sistem operasi di jaringan komputer mereka. Ini tentu bukan tugas yang mudah, apalagi bagi warnet yang memiliki banyak unit komputer. Proses instalasi ulang, konfigurasi, serta migrasi data bisa memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

Selain itu, upgrade yang terlalu sering juga bisa menyulitkan tim dokumentasi dan dukungan. Beberapa teman yang terlibat dalam pengembangan Zencafe saat ini tengah berupaya keras mempersiapkan dokumentasi yang jelas dan mudah dipahami. Jika siklus rilis terlalu cepat, dokumentasi bisa menjadi tidak relevan dalam waktu singkat, dan ini tentu menjadi beban tersendiri bagi mereka yang ingin memastikan Zencafe bisa digunakan oleh banyak orang tanpa kendala.

Alternatif: Update vs Upgrade

Melihat tantangan di atas, mungkin update aplikasi adalah solusi yang lebih ideal dibandingkan upgrade versi penuh. Dengan pola update, pengguna Zencafe bisa tetap mendapatkan pembaruan aplikasi tanpa harus menginstal ulang seluruh sistem operasi. Ini dikenal sebagai versi current di kalangan penggemar Slackware, di mana hanya aplikasi-aplikasi tertentu yang di-update sesuai kebutuhan, tanpa perlu melakukan overhaul sistem secara menyeluruh.

Keuntungan Update:

  1. Lebih Praktis: Pengguna hanya perlu memperbarui aplikasi tertentu yang mengalami peningkatan fitur atau keamanan, tanpa harus menyentuh kernel atau sistem inti lainnya.
  2. Minim Gangguan: Tidak seperti upgrade penuh yang bisa mengganggu konfigurasi atau menyebabkan masalah kompatibilitas, update aplikasi lebih aman dan minim risiko.
  3. Cocok untuk Warnet: Pemilik warnet tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk instalasi ulang sistem di setiap unit komputer. Mereka cukup memperbarui aplikasi-aplikasi yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan kinerja optimal.

Namun, meskipun update lebih praktis, upgrade tetap diperlukan dalam jangka waktu tertentu. Setelah beberapa waktu, sistem inti juga perlu diperbarui untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan kompatibilitas dengan perangkat keras baru.

Siklus Rilis Ideal untuk Zencafe: Kombinasi Update dan Upgrade

Melihat tantangan dan kebutuhan di atas, mungkin solusi terbaik bagi Zencafe adalah menggunakan pendekatan kombinasi antara update dan upgrade:

  1. Update Setiap 6 Bulan: Setiap 6 bulan sekali, Zencafe bisa merilis versi current yang memperbarui aplikasi-aplikasi penting tanpa harus meng-upgrade seluruh sistem. Ini memberikan pengguna fleksibilitas untuk menjaga sistem mereka tetap up to date tanpa risiko besar.
  2. Upgrade Setiap 1 Tahun: Setahun sekali, Zencafe bisa merilis versi baru yang mencakup pembaruan besar, termasuk kernel terbaru, driver baru, dan peningkatan sistem inti lainnya. Dengan siklus upgrade setahun sekali, pengguna Zencafe, khususnya warnet, tidak akan terlalu terbebani dengan frekuensi instalasi ulang yang terlalu cepat.

Pendekatan ini juga memberikan waktu yang cukup bagi tim dokumentasi untuk memperbarui panduan dan instruksi penggunaan, sehingga pengguna tetap bisa mengikuti perkembangan tanpa merasa kewalahan.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

Pada akhirnya, update aplikasi secara berkala mungkin lebih cocok untuk kebutuhan jangka pendek, terutama untuk menjaga stabilitas tanpa gangguan besar. Namun, upgrade tetap penting dalam jangka panjang untuk memastikan Zencafe tetap relevan dan kompatibel dengan teknologi terbaru.

Dengan kombinasi antara update setiap 6 bulan dan upgrade setiap setahun sekali, Zencafe bisa tetap up to date tanpa membebani pengguna dengan instalasi ulang yang terlalu sering. Ini akan menjadi win-win solution bagi pengembang, tim dokumentasi, dan tentunya pengguna setia Zencafe, terutama di kalangan pengelola warnet yang membutuhkan stabilitas dan efisiensi.

Jadi, untuk sekarang, saya pribadi lebih memilih opsi update rutin dan upgrade tahunan. Bagaimana dengan Anda?

Kamu mungkin juga menyukai

61 Komentar

  1. Kang anjar, setuju kang!!
    ane dukung.. 1 tahun sekali…
    tapi kalau bisa.. kasih url package nya dunk, kalau bisa yang tetap.. jangan berubah2 terus.. keknya zencafe harus di masukin ke linux.or.id biar ngga nyampur ama slackware

  2. Saya setuju kang. Jangan terlalu cepat, yang penting kebutuhan dah tercover mungkin sudah cukup. Segmentasi zencafe mungkin tidak terlalu menuntut versi, yang penting stabil. Kayak filosopinya Slackware lah :).

  3. YA… 1 tahun sekali om… lah wong pemasaran ma pengenalan aja dah makan waktu lumayan, belum pengenalan ke user.. jangan lupa om gamenya.. biar user sambil nunggu email atau iseng maen game 😀 (yg kecil2 aja ga usah berat2)… billing jalan terus =))

  4. lagi di persimpangan jalan nih kang, serba bingung euy, mo update terlalu banyak yg harus diberesin kesian yg update ntar, terutama soal GLIBC dan GYACHOO (posting Damn we need this). klo mo upgrade y itu tadi, kesian temen-temen warnet yg pake zencafe…

    @baru kenal linux, tinggal donlot aplikasi dari repository zenwalk atau linuxpackages kemudian installpkg, klo mo gampang pake netpkg (program gui yang ada dikeluarga zenwalk)

  5. maaf om anjar, gara2 inggrisku ga nyampe nilai 70 aku ga ngerti post damn itu … hehehehe bisa diindonesiakan ga om ? klo masalah upgrade mending 1 taun sekali, klo terlalu sering binung nanti yg make, klo buat gyachoo nya hmmm kayaknya asik om, cuman knapa kok binung om? 😕 kekekekeke

  6. hmm, saya pikir, untuk upgrade (naik versi) 6 bulan sekali jg sudah cukup lama… itu tergantung dari permintaan user spt misalnya aplikasi2, game2, library2. (juga jgn lupakan kenaikan versi kernel)

    Kalo untuk perbaikan/update bug2 yg ada, saya pikir tergantung dari vendor2/organisasi yg mengeluarkan aplikasi, apalagi bug-nya yg sangat fundamental dan vulnerable, jika sangat dibutuhkan mau ngga mau ya harus release update, tp pastinya utk naik versi (upgrade), update tersebut mesti diikutsertakan. Kalaupun menyangkut kernel, update kan biasanya dalam bentuk patch lalu re-compile (atau dalam bentuk module attach)

  7. ya om ane setuju sekali. buat update cepat ntar warnet bosan pake zencafenya :D. mendingan 1 setahun sekali. oya om gimana kalo update besok nih zencafe bisa di install dengan gafis, kayak os lain om. janganlah install nya kayak dos, ane kan kurang ngerti dos… maaf ya kalo ada kata2 ane yang salah ato menyinggu om mohon di lemparkan kan ke >> aja om. 😀 thanx .. hidup ZENCAFE !!!!!!!!!!!!!!!

  8. yup…
    gue setuju klau 6 bulan dilakukan update program, dan 1 tahun utk upgrade versi, klau bisa zencafe jgn terlalu gemuk kayak distro besar lainnya, kasian utk komp butut… xixixixixi..

    bravo zencafe..

  9. Om Wnet ku tak install zencafe tapi pake billing BE kok kadang konek kadang gak yoch ? piye iki aku diprotesi user (ndias ku koyok ditutuk i) Help me pls !!! perintah deepresna gimana Om aku perlu tutorial seting zencafe client ma server gituw pls donk jgn upgrade-2 duluw

  10. om pesen program buat zencafe rilis selanjutnya burn_360 0.6 buat burning vcd, maklum om zencafe bukan hanya diperuntukkan untuk warnet sj tp jg di rumah. jgn lupa gnomebakernya ya om hehehehehehe 🙂

  11. yups ikut yg lain aja dagh… aq nu user di zencafe.. somebody help me where’s the address for learnin’ zencafe lot? kind of tutorial like that…. thankyu

  12. Hello, I am running zencafe @ an german call shop & internet cafe, so I am looking for an anwer how to upgrade to 4.6 zenwalk. I didn’t found any usefull anwers online but read something about upgrading with netpkg.

    this above is an interesting question. Bad that I don’t understand Indonesian Language (when it is!).

    May be u can translate this interesting question into englisch.

    thanx across the planet

  13. Hello too Paschalis, actually there is some core dependencies (ex. glibc) that make it’s too dificult to upgrade your Zencafe 1.0 to Zenwalk 4.6. If you want to upgrade it (glibc & other core dependencies) you must upgrade whole package.

    To simply this upgrade, I was created Zencafe 1.2 with all new packaged version and will be released at first week of August 2007. I hope you can wait.

    Anyway, nice to hear friend from other country comment in my personal blog.

  14. Menurut web awali, bakal ada roadshow Zencafe 1.2 di Ritech Expo 2007? Di mana gedungnya, dan di stan sebelah mana nih?

  15. Klo ada yg berminat Zencafe 1.2 Silahkan maen ke stannya AWALI di MGK tepat disebelah Arena PRJ, lokasi stan ada di Lantai 2 berbarengan dengan stan-stan komunitas open source lain.

  16. hem, zencafe 1.2 ya, semoga dapat mengobati kekurangan2 di zencafe 1.0 antara lain :
    1. Tidak ada web browser opera
    2. Tidak ada Gyachoo Messenger
    3. Tidak ada Drive Floppy yang default
    di folder mnt
    4. kalau bisa untuk Floppy dan cdrom
    buat yang simple aja pakai autodeamon
    seperti vector linux jadi user tinggal masukkan Floppy

  17. langsung double klik icons Floppy di My Computer, tanpa harus perintah mount dan unmount.
    5. Untuk mengeluarkan cd dari cdrom juga kalau bisa tidak usah pakai perintah ejeck, tinggal tombol langsung keluar seperti di Windows
    6. Terakhir supaya icons di folder mnt dimiripin ama diwindows jadi ada floppy, cdrom, dan flashdisk

  18. untuk icons windows dapat didownload di webblognya mas vavai, tentang linux berbaju xp kalau nggak salah namanya kdexp.zip
    untuk taskbarnya kalau bisa jangan silver lagi, ganti biru aja biar mirip sama winxp

    Hidup Zencafe, Hidup Sindos, Hidup Linux Indonesia

  19. semoga zencafe tambah komplit, ga di persulit masalah dependency kalo mo install progy. :D,bisa pesen cd nya zencaffe 1.2 ga om ntar biaya diganti deh maklum di wonogiri nih :D, mo DL BW ga mendukung hehehhe, tolong dibantu bro,mo jadi warnet open source nih 😀

  20. pliiissss yaa ommmm….,, mo cepet2 upgrade ke 1.2 nih,kali aja dah bisa dipake buat webcam-an 😀 , tulungin yah… oke oke yah.. 😀

  21. Ane coba jawab pelan2 ya, point 1 & 2 mohon maaf ga bisa direalisasikan karena terbentur produk tersebut bukan open source melainkan freeware sedangkan policy Zenwalk yang diadopsi oleh Zencafe bahwa semua produk yang ada di CD (iso) harus GPL tapi ga perlu khawatir nantinya akan bisa di download dari repository zencafe.

    3. soal floppy disk ini masih agak “kontroversi” karena mayoritas warnet terutama yang pernah ane kunjungi atau pernah ngobrol ma ane rata2 tidak menggunakan floppy karena floppy rentan dan cepat rusak, karena urgensinya “kurang penting” floppy tidak disediakan secara default.

    5. karena autodaemonnya memang berbeda jadi cdrom ke lock sama daemonnya, sehingga untuk bisa keluar harus pake perintah eject dulu. Alasannya pake daemon yang dipake Zencafe sekarang, karena sistem daemonnya berkerja di lowlevel, walaupun tidak terlalu kelihatan perbedaannya tapi cara ini lebih cepat dan efisien untuk mounting device.

    6. Soal “berbaju XP” sebenernya ga perlu ganti icon karena icon Zencafe sudah cukup mirip walaupun tidak sama karena untuk menghindari masalah hak cipta. untuk lebih mirip ke XP, jendela bisa diganti dengan “Wallis” terus wallpaper bisa ganti ke “Grassy”.

    Goodluck 😀

  22. Untuk mas hafid, coba tanya temen2 di #awali irc.dal.net idnya xcf_asia, alamatnya di semarang, ga terlalu jauh kan dari ente ya? atau kontek temen-temen awali jateng (jateng.awali.or.id atau awali.web.id) mungkin bisa bantu. soal webcam 1.0 sebenernya udah support, cuma memang harus install dulu paketnya, klo di zencafe 1.2 webcam default terinstall tinggal di aktivin aja dari zenpanel. klo soal support webcamnya ada sekitar 300 webcam yang sudah disupport, mudah2an aja webcam ente termasuk 😀

  23. Terima kasih zencafenya mas, sudah install yang versi 1.0 di warnet pakai LTSP. tapi firefox sering crash kalau browse email yahoo atau web yang berflash n video ria. setelah googling katanya seh gara2 plugin firefox. mau pake opera, itu untuk personal aja ya (bingung jadinya), bisa ga yah cuma install konqueror aja ? di versi 1.2 bagaimana ?

  24. masa sih mas, saya pakai diwarnet saya kok nggak apa-apa sih, buat flash dan video, kalau untuk mutar video pakai mplayer aja lebih baik daripada xine, lho konqueror bukannya punya kde, kalau zencafe kan pakai xfce, coba distro ligos aja buat warnet sudah komplit sama browser opera, firefox, open office 2.1, gaim, gyach, x-chat dan adobe reader

  25. om, udah instal zencafe 1.2 neh, waduhhh bagus banget om, juossss pokoke, cuman nggggg tutor buat installasi cam di gyach klo bisa dibuatkan om, sampe hari ini, sy lom bisa buat setting camnya.makasih om atas kesempatannya buatin tutorial ngaktifin cam di gyach. BTW gaim vv, bisa masuk ke zencafe ga om?

  26. mau nanya nih mas, maklum masih newbie bgt n blm pernah pake linux. saya udah donlot zencafe 1.2. cara installnya gmn? apa hrs saya burn dl ke cd?

  27. Siiip dah…ane tunggu yg ver 1.2,sembari nunggu mhn bantuan bung Hardiena untuk upload source nya gyachoo di kumpulan paket Slackware Indonesia,di pesan tetapnya forum linux.or.id, sebelumnya terimaksih buuuanyak atas pertiannya.

  28. kang anjar warnetku sudah pake zencafe 1.0, terima kasih banyak kang, pas hendak pindah ke zencafe 1.2 kok beberapa item udah gak ada kayak biling ccl dan autorecovery tolong diberi pencerahan tentang install nilling di zencafe 1.2

  29. Saya telah menginstall zencafe 1.0 pada 5 komputer dirumah dengan settingan 1 komputer server biling dan 4 komputer lainnya sebagai client.Saya juga telah melakukan penyettingan pada sisi server dan client, sebagai informasi hardware yang saya gunakan adalah :
    1. Server biling dengan kartu jaringan 100 MB/s onboard (Pentium IV/256 MB)
    2. Client kartu jaringan 10 MB/s add on (Pentium III 500/128MB)
    3. Hub 16 port D-link
    sharing file dengan sesama client dan server tidak ada masalah, namun yang menjadi masalah adalah setiap komputer client login maka biling CCL pada server terclose.Pada komputer client juga perhitungan waktunya tidak jalan. Mohon Bantuan solusinya
    terima kasih

    Jalal

  30. soal webcam di zencafe 1.2, ga susah kok cukup aktivin (doubleklik) modul gspca di Zenpanel > Kernel Module.

    soal billing & autorecovery, bukannya ga ada om, di beberapa resolusi layar ga muncul karena cukup banyak item di zenpanel. coba maximize aja zenpanelnya nanti juga nongol sendiri 😀

    masalah biling server yang suka ke close coba hapus cclfox.db di home/namapc/.cclfox/ trus coba buka lagi.

  31. thank buanget atas zencafe 1.2 nyaa …. aku dan warnetku bisa buka lagi..gara-gara ada sweeping di kotaku (soalnya aku pake XP dan CD oriku blom semua terpenuhi) …teman ada yang menyarankan pake zencafe. aku langsung pakee dan hasilnya top markotop … vitur simpel dan lengkap cukup buat warnet … asyiik lgs jatuh cinta ama zen ;)) =D> okeh dech itu prolog gue kenal ama zencafe ..saking hepiii:)) soalnya baru kenal zen lgs buat cari duit:))
    Cuman gw oon buanget masalah webcam neih yg jadi ganjalan..gspca dah gw apply tapi trus gw pk gyach > start mywebcam maseh eror VIDIOCSPICT dan Video4Linux .. gmn pencerahannya bosss..plzz gw py 30 cam microdia (0c45:613a) :((…blom diberdayakan ..dan saya juga blom nemu tutor2 yang bisa membantu saya…
    atau send ke email gw..
    sebelumnya saya ucapkan thz sebesar2nya

    wudwud
    bravo zencafe
    i always love zen

  32. setuju upgrade/update 6/12 bulan S-X, hanya saja ada opsi buat tukang install untuk memilih paket aplikasi yang akan di install trush kalo bisa di pisahkan donk zencafe untuk mode server dengan mode desktop (biar jelas arah pengembangannya), Lebih setuju lagie Zencafe lebih di arahkan total ke pngembangan DESKTOP, serper sudah banyak yang kembangin ;), yaa ngikutin model m*******t yang membedakan antara versi desktop dengan server, Zencafe 1.2 ok banget. Mohon bantuan untuk camera gimana nech cara setting tampilannya supaya tidak patah2 dan mode untuk memperkecil pixel nya (yaa seperti YM gitu ) (webcame : Intel Easy PC Camera V4L1 )

  33. mas Herdi saya pendatang baru, saya tertarik dengan ZenCafe 1.2 bagaimana cara mendapatkan OS tersebut dan berapa biayanya tolong dong bantuin saya

  34. Pak’e tolong dunk, ayas baru aja pake zencafe buat warnetku tapi baru install 1 pc aja dah ada kendala untuk setting koneksi internetnya, untuk file sharingnya dah oke, mohon petunjuknya dunk, kalo bisa step by step biar ayas ngeeh.. gitu…And biar warnet ayas bisa buka lagi… Please and thanx a lot b4…

  35. zencafe buat warnet oks banget, lebih dari cukup, but ada 1 masalah timbul yaitu firefox sering crash n minta di close trus ga isa di buka lagi, baru isa dibuka lg setelah kompi direstart? ada solusi ga nih. trims

  36. Mas Matur suwonnn….sanget dngan Zencafenya.Saya baru buka warnet,sdh 3 bulan saya gunakan Zencafe 1.2,kalo bisa,upgrade jgn cepat2 mas,ney aja ampir tiap hari ngopi di warung dngn paman gugel :)(newbie pool,windows aja ane kurang paham).thanxx.sekedar tnya mas,thunar manager koq sering hang?.aku liat temen2 koq gk ada masalah ini,bisa di tutup di terminal,atau memang crsh dgn aplikasi2 yg ada di zencafeku.yg aku upgrade dan install : gimp-2.4.1-i486-1,mozilla-firefox-2.0.0.8-i686-1,jre-6u2-i586-1,
    pidgin-2.2.2-i486-1,opera-9.23static-i386-1zc1,jre-6u2-i586-1,gyachoo-1.0,
    acroread-7.0.9-i486-44.2,abiword-2.4.6-i486-46.1,kernelheaders-2.6.22.9-i486-48.1,
    gnomebaker-0.6.1-i486-46.3,openoffice-2.3.0-i586-50.1,xchat-2.8.4-i486-48.1,
    network-scripts-4.8-i486-48.3,wine-0.9.49-i486-1kjz,netpkg-3.7.4-i486-48.1,
    stardict-2.4.8-i486-zrth,yahElite dngan wine.Plus Depedency pendung.Terimakasih mas.HIDUP ZENCAFE……..

  37. mas anjar, saya masih pake zencafe 1.2. yang mau saya tanyakan adalah bagaimana cara memunculkan icon flashdisk dengan nama flashdisknya itu di desktop. apa pake script? saya boleh minta scriptnya khan…
    saya masih newbie. tolong bantu…. sekalian gimana cara ngeluarin icon floppy di desktop… kayak di zencafe 1.4. saya masih ingin pake zancafe 1.2 dulu..
    pliss help me.. opensource alive…!!!

  38. Mas anjar sy newbie, sy install zencafe 1.4 sukses tapi saund tidak bunyi, di icon audio tidak ada pcm/volumnya yg ada cuma pcm2 gimana yah caranya supaya bisa. Trus aku install 1.2 sound ok! tapi aku gak bisa masuk ke join room di pidgin mesenger, pesennya adalah :”Messenger Chat Admin: You can not send/receive Chat messages until verification is completed. This is the only time you will receive this alert”. Trus settingnya gimana supaya bisa masuk join room dan verifikasinya otomatis langsung di browser seperti di 1.4
    Tks ya mas

  39. satu lagi, kenapa ga bisa matiin atau reboot user dari komputer operator/server? padahal ada fungsinya ketika klik kanan untuk client yang tersambung dengan server. di bios aku check udah bisa boot atau shutdown dari lan. pake billing cybera boot atau shutdown dari operator normal. aku pake zencafe 1.4.

    Terima Kasih.

  40. maz aku baru nih tentang zencafe, coz baru make kemarin(hebat yah,,, aku langsung suka nih).
    maz aku mau tanya nih??bisa gak aplikasi windows di install di zencafe 1.2 maz?
    mohon pencerahannya maz, coz aku awam banget nih……

  41. mas gimana agar lan yang onboard bisa terdeteksi di zencafe 2.0. soalnya bingung perintah diterminalnya apa.

    saya pake mb asus p5KPL-AM ?

  42. di semua kompieq lan onboard bisa kedetek semua lho mas. biasanya sih wired lan itu dideteksi sebagai eth0 atau eth1 atau coba di lspci.

  43. mas, yang terdeteksi cuma 1 buah lan padahal yang aku punya seharuskan 2 lan, 1 onboard dan 1 lagi berupa yang card. bantuin dong mas, gimana cara buat koneksinya internet speedynya, trus cara sharingnya ke komptuter client gimana juga.

    makasih sebelumnya atas jawabannya mas ya,

  44. Salam kenal, saya menggunakan Zencafe 2.0 utk fasilitas warnet saya di Purbalingga Jawa Tengah. Yang mau saya tanyakan : Bagaimana caranya menshare data yg ada di server ke client, begitu juga sebaliknya. Sebab saya coba menggunakan Samba, namun ga bisa terhubungi. Mohon pengarahannya dari para Master Linux Indonesia. GO LINUX !!! Trim’s. ^_^

  45. mas, aku pake speedy 2 MB, kompi atom dualcore, ram 512 Mb, OS zencafe 2.0.
    Akses intenet kok lambat ya, kenapa mas, download mp3 5 mb, hampir 1 jam, kenapa ya?

  46. @goeh: coba dicek speed speedolnya dulu. beneran 2mbps gag.soalnya kan koneksi up to. artinya 1kbps pun masih dalam batasan ‘up to’ itu

  47. bos numpank tanya ne…saya pemula di linux..apalagi zencafe ini saya baru ujicoba diwarnet saya selama 1bulan…saya kesulitan untuk update caranya gimana…karna untuk game tertentu gak jalan maksimal kayak ada aplikasi yg kurang..misal untuk poker di facebook…gak semua aplikasi di poker jalan…mohon bantuan….
    yang kedua saya mau tanya gimana cara Instal suatu program di zencafe…misal di ubuntu pake bantuan wine…lalu klo di zencafe gmn…mohon pencerahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *